Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Transportasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transportasi. Tampilkan semua postingan

Jalan Lubuk Ambacang-Koto Kombu Diaspal

Written By SEDI SUGANDA on Minggu, 15 September 2013 | 10.29.00


KUANSING (RP) - Jalan Desa Lubuk Ambacang Kecamatan Hulu Kuantan sepanjang 215 meter yang menghubungkan Desa Lubuk Ambacang menuju Desa Koto Kombu, diaspal Jumat (6/9/2013). 

Kepala Desa Lubuk Ambacang, Ardison melalui Sekretaris Desa, Marhalim saat dihubungi Riau Pos menyebutkan, bahwa pengaspalan ini dimulai dari Pasar Lubuk Ambacang menuju jalan baru.

‘’Ini menyambung jalan kabupaten yang dulunya hanya sampai pasar Lubuk Ambacang. Kini sudah disambung hingga jalan baru dekat jembatan perbatasan desa Koto Kombu,’’ ujar Marhalim.

Dengan diaspalnya jalan ini, masayarakat Lubuk Ambacang sangat berterima kasih kepada pihak terkait. Sebab, sebelum jalan ini diaspal, kondisinya sangat memprihatinkan, apalagi saat musim hujan.

 ‘’Kami sangat berterima kasih sekali karena sudah diaspalnya jalan ini. Biasanya kalau turun hujan, didepan rumah saya ini sangat licin sekali. Dan sering warga jatuh saat menurun kalau dari arah desa Koto Kombu," kata Pudin salah seorang warga Lubuk Ambacang.

Jalan Baru Provinsi menuju Teluk Meranti Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan

Written By SEDI SUGANDA on Rabu, 12 Juni 2013 | 10.40.00

Sama seperti Jalan Aspal. Jalan Tanah pun kalau dirawat tetap memberikan aksesibilitas yang kurang lebih sama dengan Jalan Aspal (dengan kecepatan lebih rendah). Di Australia, masih ada loh jalan ke pelosok pedalaman nya yang pakai Jalan Tanah, tapi semua jalan itu passable TAPI PERLU DICATAT, Australia curah hujan sangat rendah ketimbang di Riau yang dipotong Khatulistiwa. Tahukah Anda kalau Provinsi Riau adalah Provinsi dengan curah hujan rata-rata paling tinggi di Sumatra??? . Jadi siapapun KONTRAKTOR atau Pemerintah Kabupaten yang berusah membangun jalan tanpa mitigasi air yang baik, patut dipertanyakan keseriusan nya. JANGAN SELALU MENYALAHKAN tonase!!!!!! Kesalahan mendasar sudah ada sejak perencanaan jalan raya itu sendiri. Jalan Provinsi menuju Teluk Meranti Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan TM_forstcrossing2by yepaboard image hosted on flickr Jalan di Meranti ini contoh baik, karena dibangun dengan membelah BUKIT dan juga terlihat ada galian untuk drainase nya di kiri kanan jalan. [/ IMG]














Waduuuh mirip Jalan menuju Proyek PLTU 2 X 100 MW Tenayan Raya , Jalan - Jalan menuju sumur - sumur Minyak yang dibangun dan dikelola oleh PT. Chevron Pacific Indonesia juga masih banyak tanah, bahkan rata - rata malah Jalan Tanah . Tapi kondisinya memang layak siih,, persis seperti yang di gambar cuma Jalan menuju sumur - sumur Minyak itu lebih kecil lagi aja .. Kalau menurut aku yah, Jalan Tanah seperti gambar di atas jauh lebih baik dari pada Jalan Aspal namun Lobang dimana - mana , kalau jalan Tanah seperti gambar di atas kalau pakai mobil atau motor masih bisa melaju kencang meskipun akan menghasilkan debu dimana - mana Kemarin Jalan akses menuju Kuala Kampar ini sempat masuk Riaupos juga loh

229 Kades/Lurah Kuansing Terima Sepeda Motor Baru"!!

Written By SEDI SUGANDA on Minggu, 05 Mei 2013 | 10.44.00

Sebanyak 229 Kepala Desa (Kades)/ Lurah di Kabupaten Kuantan Singingi akan segera menerima kendaraan roda dua merk Honda jenis Mega Pro. 

Selambatnya pada Mei atau bulan depan, para Kades se-Kuantan Singingi akan mendapatkan jatah sepeda motor baru baru tersebut. Sepeda motor jenis Honda Mega Pro itu akan dibagikan kepada 229 kades/lurah untuk meningkatkan pelayanannya dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

Sekretaris Daerah Kuansing Drs H Muharman MPd yang dikonfirmasi melalui Kabag Perlengkapan Yuardi Rais kepada Riau Pos di ruang kerjanyanya, Selasa (9/4) mengungkapkan, bahwa pengadaan sepeda motor untuk Kades/lurah itu diserahkan kepada main dealer atau dealer utama Honda. Jika tak ada aral merintang, 229 unit sepeda motor itu sudah diterima Bagian Perlengkapan awal Mei nanti.

Dikatakan Yuardi, pengadaan sepeda motor ini dilakukan melalui penunjukan langsung. Kebijakan ini dibenarkan Perpres 70/2012, tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Hanya saja, rekanan yang mendapatkan penunjukan langsung harus main dealer dari produk yang dipesan. ‘’Banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari penunjukan langsung kepada main dealer,’’ kata Yuardi.

Disebutkannya, dari sisi waktu pesanan melalui main dealer akan tiba tepat waktu. Selain itu harga jauh lebih murah dari pada pengadaan dilakukan melalui pelelangan. Karena itu, kata Yuardi, dari alokasi anggaran sebesar Rp5.312.800.000. Dana yang terpakai untuk pengadaan 229 unit sepeda motor itu hanya sebesar Rp4.228.714.000. ‘’Jadi ada penghematan anggaran sebesar Rp1.084.086.000,’’ jelas Yuardi.

Yuardi menyebutkan lagi, anggaran sebesar Rp4.228.714.000 itu merupakan total dari harga kendaraan Rp18.446.000 per unit. Harga ini jauh di bawah dari harga sepeda motor Honda Mega Pro yang dijual dealer resmi di Teluk Kuantan. ‘’Dealer resmi tidak bisa membuka harga serendah itu,’’ kata Yuardi.

Ditambahkan, selain pengadaan sepeda motor, untuk tahun anggaran 2013 ini Bagian Perlengkapan juga mengalokasikan anggaran untuk pengadaan kendaraan roda empat sebanyak 24 unit. Diantaranya 5 unit mobil dinas untuk Staf Ahli, 3 unit untuk Kepala Dinas, 8 unit untuk Kabag Setda, 2 unit untuk Kabid Bappeda,  satu unit mobil pick up double gardan untuk Dinas Perkebunan dan satu unit mobil keren untuk perbaikan lampu jalan yang akan diserahkan kepada dinas Pasar, kebersihan dan Pertamanan.

Yuardi menyebutkan juga, rekanan pengadaan mobil dinas itu sudah siap untuk menyerahkan sebagian dari unit mobil dinas yang kini sudah tiba di Pekanbaru. Namun pihaknya masih menolak karena pesanan belum tiba semuanya. ‘’Biar ditunggu tiba semua baru kita terima,’’Ulasnya.!!

Bupati Kuansing Kesal.!! Jalan Amblas Tak Kunjung Diperbaiki

Written By SEDI SUGANDA on Kamis, 25 April 2013 | 11.43.00

Bupati Kuansing Kesal Jalan Amblas Tak Kunjung Diperbaiki
"Beringin Jaya"

TELUK KUANTAN (RP) - Bupati Kuantan Singingi H Sukarmis menyesalkan sikap Pemerintah Provinsi Riau yang tak kunjung memperbaiki jalan provinsi yang amblas, di Desa Beringin, Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah.

“Sekarang coba lihat jalan provinsi bentuknya seperti apa. Tak ada sedikitpun niat mereka (Pemprov Riau) untuk memperbaikinya,” ujar Bupati H Sukarmis di hadapan ratusan masyarakat Pangean pada pelantikan kepala desa, Senin (7/1) lalu.

Sukarmis mendesak agar Pemprov Riau secepatnya memperbaiki ruas jalan provinsi yang rusak, terutama jalan amblas yang ada di sekitar kota Teluk Kuantan. “Kita minta supaya jalan provinsi yang rusak diperbaiki,” kata Sukarmis.

Sementara itu, jalan provinsi yang amblas sepanjang 50 meter di sudut kota Teluk Kuantan, kini kian mengancam keselamatan para pengguna jalan.

 Kerap kali para supir yang membawa angkutan sawit dan barang mengeluhkan semakin parahnya ruas jalan tersebut. Terlebih lagi, para supir yang tidak mengetahui amblasnya jalan itu, tentu akan tetap melaju dengan kencang, hingga mengancam keselamatan jiwanya.

Kondisi ini bisa saja menyebabkan mobil terbalik atau pun juga menambrak kendaraan lain. Pasalnya, kedalaman jalan yang amblas bila dibandingkan dengan dasar aspal jalan diperkirakan amblas sudah mencapai 1 meter.

Di samping itu, jalan yang amblas itu juga sudah berlubang. Diperkirakan, gorong-gorong di sekitar jalan amblas sudah pecah termasuk juga aspalnya yang sudah berlubang, sehingga air yang mengalir di gorong-gorong sudah mulai terlihat mengalir di ruas jalan yang amblas diatas permukaan jalan.

“Jalan ini yang sangat kami takutkan. Sehingga setiap kami lewat, memang harus hati-hati, karena, kalau salah kita pilih ruas jalan yang bagus, bisa-bisa mobil (angkutan sawit) terbalik,” ujar Imus, salah seorang supir pengangkut sawit, Senin (7/1).

Diungkapkan Imus, sudah pernah terjadi kecelakaan di ruas jalan ini, sekitar dua pekan lalu. Dimana, mobil dari arah Rengat yang hendak menuju Sumbar melaju begitu kencang, sehingga tepat di ruas jalan yang amblas, mobil tersebut langsung terbalik.

“Kami sangat berharap, jalan ini memang harus diperbaiki, karena sudah menelan pernah terjadi kecelakaan. Kalau tetap dibiarkan, entah kendaraan apalagi yang akan terbalik,” sebut Imus.

Sementara, anggota DPRD Provinsi Riau H Abu Bakar Siddik SSi juga mendesak PU Provinsi Riau untuk memperbaiki ruas jalan amblas yang ada di Kuansing. Karena Abu menilai, ruas jalan ini memang mengancam keselamatan jiwa para pengendara.

“Sudah berulang kali kita minta PU Riau untuk memperbaikinya, tapi tak juga diperbaiki. Jalan amblas ini harus segera diperbaiki, karena sudah sangat memprihatinkan,” ujar politisi Golkar ini.

Guntor Usulkan Pembangunan Jalan Sepanjang 73 KM

Written By SEDI SUGANDA on Rabu, 24 April 2013 | 16.32.00

Guntor Usulkan Pembangunan Jalan Sepanjang 73 KMTELUK KUANTAN – Pemkab Kuansing bertekad tahun 2015 mendatang, seluruh desa yang ada di Kuansing telah teraspal dan tidak ada tidak ada lagi jalan tanah atau kerikil. Pada Musrenbang 2013 ini, Kecamatan Gunung Toar pun tidak menyianyiakan kesempata tersebut.

Menindaklanjuti hal ini Camat Gunung Toar, Samsi Alam, S. Pd melalui Kasie PMD , Anis Saldi, menyatakan dalam Musrenbang 2013 khusus untuk jalan diusulkan antara lain pengaspalan jalan sepanjang 13 kilometer yang berada di Desa Kampung baru, Toar, Pasar Gunung, Teluk Beringin, Pisang berebus, Petapahan, Koto Gunung dan pulau Mungkur. 

" Usulan yang akan dibawa pada musrenbang kecamatan ini merupakan hasil rekap usulan masing-masing desa yang ada di Guntor, dan hasilnya sepanjang 13 desa mengusulkan pengaspalan jalan pada tahun 2014 mendatang," paparnya.

Selain pengaspalan jalan, bebernya 9 desa lagi juga mengusulkan pembukaan jalan baru sepanjang 22 kilometer yang terdiri dari desa Pisang Berebus, Kampung Baru, Pulau Rumput, Teluk Beringin, Pulau Mungkur, Teberau Panjang, Pasar Gunung, Toar, Petapahan, Siberobah, Sedangkan desa yang tidak menguslkan pembukaan jalan baru ada empat desa yakni desa Desa Seberang Gunung, Seberang Sungai, Koto Gunung dan Lubuk Terentang.

Disampin itu ungkapnya, Toar juga menguslkan peningkatan jalan pemukiman penduduk (jalan desa) sepanjang 18 kilometer, yang mana diusulkan oleh tiga desa yakni Desa Koto Gunung mengusulkan sepanjang empat kilometer, Desa Pulau Mungkur mengusulkan sepanjang empat kilometer, dan Desa Siberobah mengusulkan sepanjang 10 kilometer.

" Untuk peningkatan jalan pemukiman penduduk maka desa Siberobah yang paling panjang mengusulkan, yakni sepanjang 10 kilometer, dan dua desa Koto Gunung dan Pulau Mungkur masing-masing hanya empat meter ,"tuturnya.

Seterusnya beber Anis Saldi juga ada juga yang mengusulkan pembukaan jalan baru untuk jalan usaha perkebunan sepanjang 22 kilometer yang diusulkan oleh Enam des yakni Desa Teberau Panjang, Desa Pisang Berebus, Petapahan, Kampung Baru, Koto Gunung dan Pulau Mungkur. Hal ini disebabkan masyarakat yang berada di daerah tersebut merupakan lokasi perkebunan karet yang dilalui setiap hari oleh petani karet, yang bukan hanya oleh
masyarakat tempatan akan tetapi juga masyarakat lainnya. Sedangkan kondisi jalan ke lokasi perkebunan di daerah tersebut masih jalan setapak dan sulit untuk dilalui kenderaan roda empat.

" Jika jalan usaha perkebunan telah dibuka, maka masyarakat akan lebih mudah untuk mengjangkau lokasi perkebunan dan bahkan untuk membawa karet juga akan semakin mudah," tambahnya.
 .
Jadi, katanya jika ditotal semua usulan tentang jalan ini, seperti pengaspalan jalan sepanjang 13 kilometer, pembukaan jalan baru sepanjang 22 kilometer, peningkatan jalan pemukiman sepanjang 18 kilometer, dan pembukaan jalan baru untuk perkebunan sepanjang 22 kilomer, dengan total panjang jalan usulan sekitar 75 kilometer.

Bupati Kembali Serahkan 8 Mobdin Untuk Pejabat


Bupati Serahkan Mobnas Untuk Staf Ahli Bupati. ( das )
TELUK KUANTAN – Bupati H Sukarmis, Selasa (23/4) kembali menyerahkan mobil dinas ( mobnas) kepada sejumlah pimpinan unit Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) yang ada di lingkungan Pemkab Kuantan Singingi.
Sebelumnya, Jumat ( 12/4 ) yang lalu, Sukarmis juga telah menyerahkan 8 unit Mobnas  untuk 8 Kabag di Sekretariat Daerah masing-masing Kabag Umum Hendra AP, M.Si, Kabag Keuangan Musli Hariyandi, SE, Kabag Kesejahteraan Sosial Muhammad Refendi Zukman, S.Sos, Kabag Hukum Wim Jefrizal, SH, MH, Kabag Ekbang Hendriyanto, SE, M.Si, Kabag Pelayanan Pertanahan Suhasman, SP, M.Si dan  Kabag Pemerintahan Umum Efrizon Marzuki, AP, M.Si serta 2 Kepala Kantor masing-masing Kepala Kantor Satpol PP Erdiansyah, S.Sos dan Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu ( KPPT ) Dr Agus Mandar, M.Si.
Para pejabat yang menerima Mobnas, Selasa kemaren diantaranya 5 orang staf ahli Bupati masing-masing Ridarman, SH, MH, Ir Masir, MuharLius, SE, Darwin Yohanis dan Drs Zaidul Apandi. Selain itu juga Sekretaris DPRD Kuansing Drs H Sumarli, M.Si, Kadis Pendapatan Daerah H Nafrial, SE, MM, Kadis Kehutanan Ir Pebrian Swanda, S,Hut
“Yang jelas mobil dapat untuk memperlancar dalam bepergian dan berurusan. Dengan mobil baru semangat kerja diharapkan meningkat,” harap Bupati disela-sela penyerahan Mobnas pada para pejabat.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kuansing_Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger