Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Objek Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Objek Wisata. Tampilkan semua postingan

Kini Telah hadir Program VSI (Veritra Sentosa Internasional) Bersama "Ust.Yusuf Mansur".

Written By SEDI SUGANDA on Kamis, 30 Januari 2014 | 11.32.00


Kini telah hadir program VSI (Veritra Sentosa Internasional) bersama Ust.Yusuf Mansur.
Bagi kalian yang mau dapat tambahan,dengan menggunakan ponsel anda. ini bukan jual barang/produk yg sekian banyak di usaha online. di VSI ini kita cuma mengajak teman2 kalian untuk bergabung menjadi member VSI ini,hasilnya lumayan lhoo. seandainya anda bisa mengajak 1 orang saja untuk bergabung menjadi member anda maka anda mendapatkan bonus sebesar Rp 50.000 (dengan rincian Rp.30.000 bayar cas ke rek anda dan Rp.20.000 ke deposit Vertra pay anda) lumayan bukan.
seandainya mitra anda juga bisa mengajak temen mereka bergabung maka anda juga mendapatkan bonus sebesar Rp 25.000 untuk 1 member. "Coba anda perhitungkan seandainya anda bisa merekrut member sebanyak-banyaknya berapa bonus yang akan anda terima,"sungguh luar biasa".
bukan hanya itu, di VSI ini kalian juga bisa membayar tagihan listrik,telpon,pengisian pulsa pribadi dan pulsa temen2 anda dengan harga yg murah, sekali bertransaksi kalian juga bisa mendapat bonus/persenan dari VSI."Mantap Bukan..??"



Apakah Anda tahu 9 Hal yang bisa anda lakukan setelah menjadi Member VSI? Silahkan simak infonya dibawah ini:
1. Bisnis Loket All Payment VERITRA-PAY dapat melakukan pembayaran online tanpa ke loket atau Bank.
2. Mengisi pulsa elektronik kapan saja dimana saja langsung dari HP Anda...BAYANGKAN hidup tanpa perlu lagi ke konter!
3. Mengisi pulsa dengan HARGA paling MURAH dibanding harga konter.
4. Mengisi pulsa HP rekan, kenalan atau relasi atau pengguna HP lain di seluruh Indonesia...Bayangkan Anda SELALU menerima UNTUNG setiap kali ada pengguna HP yang kehabisan PULSA!
5. Mengisi pulsa Token Listrik PLN di rumah Anda ataupun rumah tetangga Anda...Bayangkan Anda bisa dengan mudah kapan saja mengisi pulsa Token Listrik PLN rumah Anda.
6. Membayar TAGIHAN Listrik PLN di rumah Anda ataupun rumah tetangga Anda....Bayangkan Anda tidak perlu lagi ANTRI untuk membayar tagihan Listrik PLN rumah Anda!
7. membayar TAGIHAN telepon TELKOM rumah Anda...Menyenangkan bukan, Anda bisa membayar tagihan dari HP ANda?
8. Selain itu bisa juga untuk membayar TAGIHAN Speedy dan lainnya...(tiket pesawat, kereta api, bis, travel , konser, voucher main game, dll).
9. Mendapatkan produk Suplemen Herbal Habs-Pro senilai Rp.270.000 dan dapat menjadi distributornya.
Ckckckck...BUKAN MAIN...Luar biasa bukan?

Jadi tunggu apalagi? SEGERA bergabung bersama kami "The Best Team" VSI. Silakan ikuti panduan cara upgrade melalui halaman dibawah ini:

http://tinyurl.com/nrouozq

tetapi kesusesan itu akan terwujud kalo anda yakin dengan program VSI Ust.Yusuf Mansur ini.
kalau pengen tau cara kerjanya dan penjelasan tentang VSI ini anda bisa lihat dan baca2 dulu di link di bawah ini :
http://klikvsi-yusufmansur.com/?reg=sedisuganda

Salam sukses"
"Tim VSI Ust.Yusuf Mansur"

PELUANG BISNIS Bersama Ust.Yusuf Mansur

Written By SEDI SUGANDA on Selasa, 28 Januari 2014 | 16.44.00

PELUANG BISNIS Bersama Ust.Yusuf Mansur



Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera untuk Anda,


Halo calon mitra VSI, apakah Anda tahu...9 Hal yang bisa anda lakukan setelah menjadi Member VSI? Silahkan simak infonya dibawah ini:
1. Bisnis Loket All Payment VERITRA-PAY dapat melakukan pembayaran online tanpa ke loket atau Bank.
2. Mengisi pulsa elektronik kapan saja dimana saja langsung dari HP Anda...BAYANGKAN hidup tanpa perlu lagi ke konter!
3. Mengisi pulsa dengan HARGA paling MURAH dibanding harga konter.
4. Mengisi pulsa HP rekan, kenalan atau relasi atau pengguna HP lain di seluruh Indonesia...Bayangkan Anda SELALU menerima UNTUNG setiap kali ada pengguna HP yang kehabisan PULSA!
5. Mengisi pulsa Token Listrik PLN di rumah Anda ataupun rumah tetangga Anda...Bayangkan Anda bisa dengan mudah kapan saja mengisi pulsa Token Listrik PLN rumah Anda.
6. Membayar TAGIHAN Listrik PLN di rumah Anda ataupun rumah tetangga Anda....Bayangkan Anda tidak perlu lagi ANTRI untuk membayar tagihan Listrik PLN rumah Anda!
7. membayar TAGIHAN telepon TELKOM rumah Anda...Menyenangkan bukan, Anda bisa membayar tagihan dari HP ANda?
8. Selain itu bisa juga untuk membayar TAGIHAN Speedy dan lainnya...(tiket pesawat, kereta api, bis, travel , konser, voucher main game, dll).
9. Mendapatkan produk Suplemen Herbal Habs-Pro senilai Rp.270.000 dan dapat menjadi distributornya.
Ckckckck...BUKAN MAIN...Luar biasa bukan?

Jadi tunggu apalagi? SEGERA bergabung bersama kami "The Best Team" VSI. Silakan ikuti panduan cara upgrade melalui halaman dibawah ini:

http://klikvsi-yusufmansur.com/?reg=sedisuganda

PELUANG BISNIS VSI (Veritra Sentosa Internasional) bersama Ust.Yusuf Mansur.

PELUANG BISNIS VSI (Veritra Sentosa Internasional) bersama Ust.Yusuf Mansur.




Kami akan terangkan cara kerja dan bonus-bonusnya,
Untuk pendaftar dan bergabung menjadi member silahkan anda klik link di bawah ini,

http://klikvsi-yusufmansur.com/?reg=sedisuganda 

Setelah mendaftar anda akan bisa langsung menjadi member kami dengan cara yang telah kami terangkan pada link yang telah kami sediakan di atas. atau klik Disini

Anda juga bisa melihat Video louncing dan penjelasan Tentang Program VSI Yusuf Mansur ini
klik link ini http://www.youtube.com/watch?v=nJa_5HTgOF0

ANDA TINGGAL KLIK LINKNYA DAN SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA.
http://klikvsi-yusufmansur.com/?reg=sedisuganda 

Salam Sukses ("VSI Ust.Yusuf Mansur")

Bupati Kuansing Galang Dana Untuk Jalur Garuda Baru "Pulau Mungkur".

Written By SEDI SUGANDA on Minggu, 22 Desember 2013 | 11.00.00

Bupati Galang Dana Untuk Jalur Garuda Baru Pulau Mungkur, Terkumpul Dana Rp 77 Juta

Selasa,10 Desember 2013
Bupati Galang Dana Untuk Jalur Garuda Baru Pulau Mungkur, Terkumpul Dana Rp 77 Juta
Ket Foto : Bupati H Sukarmis menyerahkan dana kepada panitia jalur Garuda Baru desa Pulau Mungkur. ( ktc )

GUNUNG TOAR  – Dalam upaya meringankan biaya pembuatan jalur, Bupati Kuansing, H Sukarmis   memimpin penggalangan  jalur ‘Garuda Muda’ Desa Pulau Mungkur.
Penggalangan dana oleh orang nomor satu Kuansing itu saat menghadiri  melayur jalur Garuda Baru desa Pulau Mungkur  Kecamatan Gunung Toar, Senin malam (9/12/2013) malam . Dari hasil penggalangan dana tersebut terkumpul dana Rp 77 juta lebih.
Selain Bupati H Sukarmis, hadir pada acara acara ini tersebut Sekda Kuansing H Muharman, Wakil Ketua DPRD Sardiono, Anggota DPRD Kuansing Andi Cahyadi, kepala dinas/badan, kabag di lingkungan Pemkab Kuansing. Camat  Hulu Kuantan, Camat Kuantan Mudik, Camat Pucuk Rantau, dan Camat Gunung Toar sendiri selaku tuan rumah.
Rp 77 Juta dana yang berhasil dikumpulkan pada saat penggalangan tersebut berasal dari Bupati Kuansing sebesar Rp 15 juta, pribadi H Sukarmis Rp 5 juta dan atas nama Ketua Golkar Kuansing Rp 5 juta.
Kemudian ditambah sumbangan dari para kadis sebesar Rp 10 juta, Indra Putra ST sebesar Rp 2,5 juta, Andi Cahyadi menyumbang Rp 1 Juta dan Sekda Kuansing H Muharman menyumbang Rp 5 juta. Sehingga total sumbangan yang terkumpul mencapai Rp 77 juta lebih.
Dalam sambutannya, Bupati Sukarmis berharap jalur Garuda Baru milik desa Pulau Mungkur dapat memacu prestasi dimasa-masa yang akan datang, sebagaimana harapan masyarakat sebelum membuat jalur baru ini. Apalagi jalur dari desa ini juga cukup dikenal masyarakat karena berprestasi diberbagai ajang.
Yang tak kalah pentingnya tambah Sukarmis, masyarakat juga diminta memahami hakekat dan nilai-nilai positif yang terdapat dalam budaya pacu jalur yakni semangat kebersamaan dan gotong royong. Karena tanpa semangat kebersamaan dan gotong royong, pembuatan sebuah jalur tidak akan terlaksana.
“ Mari Kita lestarikan semangat kebersamaan dan gotong royong ini tidak hanya saat pembuatan jalur namun untuk bidang lainnya sepereti bidang pertanian dan perkebunan serta ekonomi kerakyatan dan bidang sosial lainnya,”pungkas Sukarmis.

FOTO Sungai Guntung, INHIL RIAU

Written By SEDI SUGANDA on Rabu, 12 Juni 2013 | 11.05.00


pulau sambu guntung inhil


indragiri hilir mempunyai prusahan terbesar inhil, PT.SAMBU GROUP diperusahaan ini bergerakdi bidang indutri makan , munuman, santan kara  minyak kelapa,DLL..perusahaan ini masih dalam kawasan sungai guntung emg sich!!!!!!!!!,,,,,,,,,, sungai guntung  dan pulau sambu tidak satu tanah, dipisahkan dgn sungai.(air) jarak sekitar 500 meter antara sambu dan guntung klu naik pompong butuh waktu 15,menit ,,,udh dlu ya,,, coba2 nulis ni,,,,,,,,,,,,,,,,ini hasil expos fto dan kapal tag butt,,



Tempat Wisata Di Riau Yang Paling Banyak Di Kunjungi

Written By SEDI SUGANDA on Kamis, 25 April 2013 | 16.08.00


Wisata di Riau memang belum sepopuler wisata-wisata Indonesia lain seperti Bali, Yogya atau Bandung. Namun, jika suatu masa Anda berkunjung ke Riau, pastilah Anda ingin mengunjungi beberapa obyek wisata yang ditawarkan. Berikut adalah obyek-obyek wisata Riau yang terkenal:

1.Pacu jalur 
pacu jalur merupakan budaya kabupaten kuantan singingi yang paling populer di riau, tak ada yang tak mengenal tradisi yang di helat setiap tahun ini,
pacu jalur merupakan kayu panjang yang dibuat seperti perahu yang di isi sekitar 40 sampai 60 orang, 
dan event ini paling banyak ditunggu tunggu masyarakat kuansing khusus nya dan riau pada umumnya, 
dan setiap pagelaran event ini, kota teluk kuantan sebagai ibu kota dari kabupaten kuansing akan berubah menjadi lautan manusia, yang dipenuhi sesak oleh manusia dari berbagai asal, mulai dari kabupaten kuansing dan luar kabupateen kuansing, dan pacu jalur sudah lama masuk kalender pariwisata indonesia, selain unik dan ini budaya satu satunya di dunia, dan itu hanya ada di indonesi di provinsi riau tepatnya di kabupaten kuansing, jadi bagi yang ingin melihat pacu jalur di taluk kuantan, sebaiknya datang ke taluk kuantan pada bulan bulan juni juli dan agustus, biasanya event nasional nya di gelar terakhir pada bulan juli atau agustus jika tidak ada perubahan..

3. air terjun tujuh tingkat
tempat wisata yang atu ini sangat rugi jia anda lewatkan, lokasi air terjun tujuh tingkat ini di kabupaten kuansing, tepatnya di kecamatan kuantan mudik, jika anda pergi ke lokasi tempat wisata air terjun tujuh akan memakan waktu sekitar setengah jam atau 30 menit dari pusat kota taluk kuantan, 
nah bagi yang ingin mengunjungi kota teluk kuantan rugi jika anda melewatkan tempat tempat wisata yang paling banyak di kunjungi di kabupaten kuansing, nah itu saja info yang saya berikan, sebetulnya masih banyak tempat wisata di kabupaten kuansing, seperti tempat pemandian air panas di hulu kuantan, dll.
tapi disini saya posting hanya tempat wisata yang paling banyak dikunjungi di kabupaten kuansing.

2.Anjungan Seni Idrus Tintin
Berdiri megah di Arena Purna MTQ yang sekarang berubah namanya menjadi komplek Bandar serai Jalan Sudirman Pekanbaru merupakan salah satu wonder building di Pekanbaru. Dengan bangunan berciri khas melayu Riau, Anjungan Seni Idrus Tintin ini lebih mirip Istana dari pada tempat pertunjukan seni. Nama Idrus Tintin diambil dari seniman kenaam Riau. Almarhum lahir di rengat dan penerima Anugrah Sagang (Penghargaan Seni Paling Bergengsi di Tanah Lancang Kuning).
Dengan ketinggian setara gedung tiga lantai bangunan ini menjulang tinggi dengan nilai estetika yang mengagumkan. jika anda berkesempatan untuk masuk ke dalamnya anda akan melihat terawangan yang tinggi mengarah ke langit-langit gedung. Anjungan Seni ini juga menjadi tempat dilaksanakannya acara puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2008 yang dihadiri hampir seluruh artis perfilman tanah air dan menjadi saksi bisu kejayaan Dedi Mizwar dan Naga Bonar Jadi 2.

3.Pulau Jemur
Terletak lebih kurang 45 mil dari ibukota Kabupaten Rokan Hilir, Bagansiapiapi, dan 45 mil dari negara tetangga yakni Malaysia, sedangkan provinsi Sumatera Utara merupakan provinsi yang terdekat dari Pulau Jemur. Pulau Jemur sebenarnya merupakan gugusan pulau-pulau yang terdiri dari beberapa buah pulau antara lain, pulau Tekong Emas, pulau Tekong Simbang, pulau Labuhan Bilik serta pulau-pulau kecil lainnya. Pulau-pulau yang terdapat di pulau Jemur ini berbentuk lingkaran sehingga bagian tengahnya merupakan laut yang tenang.
Pada musim angin barat laut tiba, gelombang laut di Selat Malaka sangat besar, dan biasanya nelayan-nelayan setempat berlindung di bagian tengah pulau Jemur, karena air laut pada kawasan tersebut tenang. Setelah gelombang laut mengecil atau badai berkurang barulah para nelayan keluar untuk memulai aktivitas menangkap ikan kembali. Pulau Jemur memiliki pemandangan dan panorama alam yang indah, selain itu Pulau Jemur ini amat kaya dengan hasil lautnya, serta pulau ini dimanfaatkan oleh penyu untuk menyimpan telurnya di bawah lapisan pasir-pasir pantai.
Selain itu pada pulau Jemur juga terdapat beberapa potensi wisata lain diantaranya adalah Goa Jepang, Mercusuar, sisa-sisa pertahanan Jepang, batu Panglima Layar, taman laut dan pantai berpasir kuning emas.

4.Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT)
TNBT memiliki luas 144.223 Ha, dengan ekosistem hutan hujan tropika dataran, kawasan ini merupakan peralihan antara hutan rawa dan hutan pegunungan dengan ekosistem yang unik dan berbeda dibandingkan dengan kawasan taman nasional lainnya yang ada di Indonesia. Bukit Tiga Puluh merupakan hamparan perbukitan yang terpisah dari rangkaian pegunungan Bukit Barisan dan berbatasan dengan provinsi Jambi, daerah ini merupakan daerah tangkapan air sehingga membentuk sungai-sungai kecil dan merupakan hulu dari sungai-sungai besar di daerah sekitarnya.
Beberapa jenis fauna yang dapat dijumpai di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh antara lain : Harimau Sumatera, Beruang Madu, Tapir, Siamang, Kancil, Babi Hutan, Burung Rangkong, Kuaw, dan berbagai jenis satwa lainnya. Sedangkan jenis flora langka yang diduga endemik di kawasan tersebut adalah Cendawan Muka Rimau (Rafflesia haseltii). Selain merupakan habitat dari berbagai jenis flora dan fauna langka dan dilindungi, kawasan TNBT juga merupakan tempat hidup dan bermukim beberapa komunitas masyarakat terasing seperti Talang Mamak, Anak Rimba dan Melayu Tua.

5.Objek Wisata Bono
Terletak di Desa Teluk Meranti, sepanjang Sungai Kampar dan Sungai Rokan. Bono adalah fenomena alam yang datang sebelum pasang. Air laut mengalir masuk dan bertemu dengan air sungai Kampar sehingga terjadi gelombang dengan kecepatan yang cukup tinggi, dan menghasilkan suara seperti suara guntur dan suara angin kencang. Pada musim pasang tinggi, gelombang sungai Kampar bisa mencapai 4-6 meter, membentang dari tepi ke tepi menutupi keseluruhan badan sungai. Peristiwa ini terjadi setiap hari, siang maupun malam hari. Hal yang menarik turis ke objek wisata ini adalah kegiatan berenang, memancing, naik sampan, dan kegiatan lainnya.

6.Danau Pulau Besar
Danau yang terletak di Desa Zamrud, Kecamatan Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, dengan luas sekitar 28.000 Ha ini memiliki panorama indah yang mengagumkan dan menarik. Di sekitar danau masih ditemukan hutan yang masih asli. Kondisi danau maupun hutan di sekitar danau berstatus Suaka Marga Satwa yang luasnya mencapai 2.500 hektar, di mana masih terdapat berbagai aneka jenis satwa dan tumbuhan langka. Sumber daya hayati yang terdapat di danau ini seperti pinang merah, ikan arwana dan ikan Balido yang termasuk dilindungi. Keanekaragaman jenis satwa liar di Suaka Marga Satwa danau Pulau Besar dan danau Bawah merupakan kekayaan tersendiri sebagai objek wisata tirta di Riau Daratan.

7.Upacara Bakar Tongkang
Upacara Bakar Tongkang adalah wisata budaya unggulan Provinsi Riau dari Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Upacara Bakar Tongkang telah menjadi wisata nasional bahkan internasional. Upacara Bakar Tongkang adalah upacara tradisional masyarakat Tionghoa di Ibu Kota kabupaten Rokan Hilir yakni Bagansiapiapi.
Ritual Bakar Tongkang merupakan kisah pelayaran masyarakat keturunan Tionghoa yang melarikan diri dari penguasa Siam di daratan Indo China pada abad ke-19. Di dalam kapal yang di pimpin Ang Mie Kui, terdapat patung Dewa Kie Ong Ya dan lima dewa, di mana panglimanya disebut Taisun Ong Ya. Patung-patung dewa ini mereka bawa dari tanah Tiongkok, dan menurut keyakinan mereka bahwa dewa tersebut akan memberikan keselamatan dalam pelayaran, hingga akhirnya mereka menetap di Bagansiapiapi.
Untuk menghormati dan mensyukuri kemakmuran dan keselamatan yang mereka peroleh dari hasil laut sebagai mata pencaharian utama masyarakat Tionghoa Bagansiapiapi, maka mereka membakar wangkang (tongkang) yang dilakukan setiap tahun. Sedangkan prosesi sembahyang dilaksanakan pada tanggal 15 dan 16 bulan 5 tahun Imlek/penanggalan China.

nah bagaiman tertarik mengunjung tempat wisata di atas????
silahkan saja datang ke tempat yang paling anda sukai, dan yang paling buat anda penasarann.

Pestival Perahu Baganduang di "Kab. Kuansing "

Written By SEDI SUGANDA on Rabu, 24 April 2013 | 11.36.00


Festival Perahu Baganduang di Kuansing (Foto: Ist)
Festival Perahu Baganduang di Kuansing (Foto: Ist)
Selain tempat wisatanya, Kuantan Singingi juga punya tradisi unik yang berpotensi menarik para wisatawan. Salah satunya adalah festival Perahu Baganduang yang merupakan sebuah atraksi budaya khas masyarakat Kuantan Mudik berupa parade sampan tradisional yang dihiasi berbagai ornamen dan warna-warni yang menarik. 
Perahu Baganduang merupakan kendaraan adat untuk Majompuik Limau yang terdiri dari gabungan tiga buah jalur yang diarangkai menjadi satu (diganduang) dengan menggunakan bambu.
Perahu kemudian dihiasi dengan berbagai simbol adat yang berwarna-warni, yang dinamakan gulang-gulang. Tradisi adat Perahu Baganduang ini biasanya dilaksanakan pada malam hari raya Idul Fitri sampai sebelum Shalat Ied di pagi harinya. 
Lokasinya terletak di Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik yang berjarak 21 Km ke arah Kiliran Jao dari Kota Teluk Kuantan. Konon, festival ini sudah berusia ratusan tahun dan merupakan warisan kerajaan dahulu dan dipakai oleh raja-raja sebagai sarana transportasi.
Tiap desa yang ada di daerah Kuantan Mudik dalam festival ini biasanya mengirimkan perwakilan perahunya untuk dinilai. Dewan jurinya terdiri dari tokoh adat dan ninik mamak yang akan menilai keindahan dan kelengkapan adat yang ada pada perahu peserta. Perahu peserta yang memiliki kriteria lebih, dari sisi keindahan dan adat, akan ditetapkan sebagai pemenang. 
“Lambat laun tradisi berlayar ini kemudian dipakai untuk mengantar air jeruk (limau) oleh menantu ke rumah mertua dalam tradisi menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujar Harmonise, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kuantan Singingi,
Dia mengungkapkan, dalam tradisi masyarakat Kuantan Singingi, memang terdapat kebiasaan ritual mandi jeruk (mandi balimau), sebagai simbol perbersihan diri pada pagi hari menjelang Hari Raya Idulfitri. 
“Kami bertekad, tradisi ini akan dirawat dan dipelihara masyarakat serta diwujudkan melalui Festival Perahu Baganduang yang rutin digelar tiap tahunnya,”

Atlet Dayung Riau asal Kuansing


Atlet Dayung Riau asal Kuansing Eka Octorianus Bersama Orang Tuanya


Atlet Dayung Riau asal Kuansing Eka Octarrianus berfose bersama kedua orang tua usai mendapatkan medali emas pertama untuk kontingen Riau pada PON Riau XVIII di Venue Dayung Danau Kobun Nopi Kuansing, Kamis ( 8/9 ) yang lalu.
Atlet Dayung Riau asal Kuansing Eka Octarrianus menerima medali dari pengurus PODSI Pusat berfose usai mendapatkan medali emas pertama untuk kontingen Riau pada PON Riau XVIII di Venue Dayung Danau Kobun Nopi Kuansing, Kamis ( 8/9 ) yang lalu. ( ktc )
Atlet Dayung Riau asal Kuansing Eka Octorianus terlihat sedang mengayuh untuk menjadi yang tercepat. Eka akhirnya mendapatkan medali emas medali emas pertama untuk kontingen Riau pada PON Riau XVIII di Venue Dayung Danau Kobun Nopi Kuansing, Kamis ( 8/
Atlet dayung Riau berangkulan usai mempersembahkan dua emas pada hri pertama lomba dayung Venue Dayung Danau Kobun Nopi Kuansing, Kamis ( 8/9 ) yang lalu. ( ktc )

Benahi Air Terjun Batang Koban dan Guruh Gemurai, Anggaran Minim

TELUK KUANTAN (RK) - Kabupaten Kuansing masih mengandalkan kawasan air terjun tujuh tingkat Guruh Gemurai di Desa Kasang Kecamatan Kuantan Mudik sebagai objek wisata andalan Kuansing. Ini di karenakan, jarak yang mudah diakses para pengunjung serta fasilitas di kawasan air terjun lebih memadai dibandingkan dengan fasilitas yang berada di kawasan air terjun tujuh tingkat Batang Koban, Lubuk Ambacang Kecamatan Hulu Kuantan.

Bahkan, pemkab melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kuansing, telah mengusulkan kawasan air terjun tujuh tingkat ini pada Dinas Pariwisata Provinsi Riau sebagai objek wisata alam andalan di Kabupaten Kuansing.

Hal ini diungkapkan kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kuansing Tarmis SPd menjawab, ‘’Memang Guruh Gemurai sudah kita sampaikan ke Dinas Pariwisata Riau sebagai objek wisata unggulan di Kuansing,’’ ujarnya.

Sejak tahun 2008 lalu, Dinas Pariwisata Kuansing telah mulai menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari wisata air terjun Guruh Gemurai ini. Hanya saja, target yang ditetapkan masih terbilang kecil yakni sekitar Rp6 juta. Ini dikarenakan, ketika itu, Dinas Pariwisata Kuansing masih dalam tahapan pengujian pemberlakuan karcis masuk ke kawasan tersebut.

Tetapi pada tahun 2009 ini, target PAD untuk kawasan air terjun Guruh Gemurai ini meningkat. Semula hanya diusulkan sebesar Rp15 juta, tetapi ditetapkan sebesar Rp16.920.000. Target ini bahkan sedikit lebih tinggi dari target PAD peminjaman/pemakaian gedung kesenian Narosa Teluk Kuantan yang semula Rp12,5 juta menjadi Rp16 juta.

Target PAD untuk air terjun Guruh Gemurai, diakui Tarmis di ambil dari penjualan karcis masuk dan parkir kendaraan ke kawasan objek pariwisata ini. Untuk orang dewasa, karcis masuk resmi di kenakan Rp3.000 per orang dan anak-anak Rp1.000 per orang. Sedangkan untuk parkir kendaraan, untuk roda empar Rp5.000 dan roda dua Rp2.000 per unitnya.

Kendati demikian, Tarmis optimis kalau target yang telah ditetapkan tersebut dapat tercapai hingga akhir tahun 2009 ini. ‘’Kita optimis target ini dapat tercapai,’’ ujarnya.

Mantan Sekretaris DPRD Kuansing tersebut lebih jauh mengatakan, dalam satu pekan tingkat kunjungan ke kawasan objek air terjun Guruh Gemurai ini mencapai 100 orang. Sehingga dalam satu tahun tingkat kunjungan orang baik masyarakat Kuansing maupun dari luar, diperkirakan akan mencapai 5.000 orang.

Dari segi anggaran, pemkab memang memfokuskan satu persatu pembenahan kawasan objek pariwisata di Kabupaten Kuansing, yang difokuskan terlebih dahulu kawasan air terjun Guruh Gemurai. Namun pada tahun 2009 ini, pembenahan kawasan air terjun Guruh Gemurai tidak mendapatkan dukungan anggaran APBD Kuansing 2009. Padahal, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kuansing tetap mengusulkannya.

‘’Saya tidak tahu persis hilangnya dimana. Tetapi anggarannya tetap kita usulkan,’’ ujar Tarmis. Sementara pada tahun 2009, Pemerintah Provinsi Riau hanya menganggarkan Rp420 juta untuk pembenahan kawasan air terjun tujuh tingkat Batang Koban di Kecamatan Hulu Kuantan, bukan Guruh Gemurai.

Dana Rp420 juta dari Pemrov Riau itu, rencananya akan dipergunakan untuk pembangunan tangga menuju tingkat lima, enam hingga tingkat tujuh yang memang belum dibangun.

Kontingen Dayung PON XVIII, Di KUANSING


TELUK KUANTAN - Kontingen dayung asal provinsi Sulawesi Selatan ( Sulsel ) memberikan apresiasi kepada Pemkab Kuansing atas pelayanan yang diberikan Pemkab sekaligus sebagai Sub PB PON XVIII. Apresiasi tersebut diberikan perwakilan Sulsel dalam bentuk plakat kepada Pemkab Kuansing yang diwakili oleh Ketua GOW Kuansing Hj Yenni Zulkifli disela-sela penyerahan hadiah peraih medali emas, perak dan perunggu Sabtu ( 15/9 ) pekan lalu di venue dayung Danau Kobun Nopi Kuansing. 
Usai penyerahan Yeni Zulkifli yang juga istri dari Wabup Kuansing Drs H Zulkifli, M.Si tersebut mengatakan, sebenarnya plakat tersebut hendak diberikan langsung kepada Bupati H Sukarmis. Namun karena saat itu hanya mereka yang ada saat itu, atas nama Pemkab Kuansing mereka mewakili menerima piagama penghargaan tersebut.
Menurutnya, dari pengakuan wakil Sulsel yang menyerahkan piagam tersebut, mereka sangat apresiasi sekali dengan sambutan dan pelayanan yang diberikan Pemkab Kuansing selama mereka mengikuti lomba dayung, mulai dari kedatangan, masalah transportasi, masalah akomodasi, keamanan dan masalah konsumsi serta yang lainnya.
Tentu saja dengan penghargaan ini ujarnya, Pemkab Kuansing sangat berterimakasih. Walaupun pada dasarnya bukan penghargaan yang diharapkan, melainkan bagaimana Pemkab Kuansing selama ini berusaha keras dan semaksimal mungkin untuk melayani semua kontingen PON yang datang ke Kuansing. Namun kalau kinerja dan pelayanan yang diberikan Pemkab Kuansing mendapat apresiasi, pihaknya sangat berterimakasih.
Malam Ramah Taman
Sementara itu malan nanti Bupati H Sukarmis bakal menggelar temu ramah dengan semua atlet, offcial dan kontingen PON XVIII yang berlaga di Kuansing. Temu ramah tersebut bakal dilaksanakan di taman jalur Kota Teluk Kuantan. Saat ini Pemkab sedang mempersiapkan tempat acara tersebut agar berjalan dengan lancar, dan seluruh kontingen terutama dayung dari 23 provinsi yang berlaga di Kuansing dapat mengapresiasi dengan baik.
Menurut Plt. Kasubag Humas, Antoni Suryadinata, SE, dalam malam apresiasi nanti akan disuguhkan sejumlah acara seperti atraksi kesenian dan juga makan malam bersama seluruh kontingen. 
" Karena itu semua kontingen yang ada diundang untukhadir, termasuk pejabat Pemkab, Polri, DPRD, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat lainnya.

Terima kasih atas kunjungannya,,
Bersatu kita teguh,,Bercerai kita runtuh

Objek Wisata Kuansing Diminati Para Turis dari luar



Meski Pemkab Kuansing telah berupaya bersama Pemerintah Provinsi Riau menjadikan satu atau beberapa objek wisata andalan untuk dikunjungi masyarakat, namun objek wisata ini kurang diminati. Masyarakat Kuansing malah lebih memilih berwisata ke daerah lain, terutama Provinsi Sumatera Barat.

“Kita kemarin berwisata ke Pantai Caroline Padang, disana ada Banana Boad, disamping melihat pemandangan alam yang indah lainnya,” kata Sihen, warga Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi belum lama ini.

Padang Provinsi Sumatera Barat yang menjadi tujuan wisata menurutnya sampai saat ini belum bisa dikalahkan oleh daerah lain disekitar Riau, Jambi dan beberapa kawasan sekitar Sumatera Bagian Tengah ini.

Jika memang keluarga mau berwisata juga dengan waktu singkat, ternyata dia juga memilih tempat wisata sederhana Telabang Sakti Kamang Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat juga , yang lokasinya berbatasan langsung dengan Kabupaten Kuantan Singingi.

Sedangkan objek wisata yang ada di Kuansing menurutnya kurang diminati karena tidak memiliki daya tarik, yang menjadi andalan Kuansing saja untuk objek wisata alam di Air Terjun Guruh Gemurai Kasang Kecamatan Kuantan Mudik Kuansing sepi pengunjung, apalagi objek wisata lainnya.

GURUH GEMURAI

Air Terjun Guruh Gemurai (Kec.Lubuk Jambi)

Berdasarkan pantauan, objek wisata Guruh Gemurai Kasang Kuantan Mudik Kuansing telah dilengkapi gerbang masuk, jalan beraspal dan juga telah ada rambu penunjuk arah tempat objek wisata itu. 

Banana Boad
Teks fhoto
Banana boad-Banana Boad Pantai Caroline Padang ini menjadi tujuan wisata menarik bagi warga Kuansing, sementara objek wisata Kuansing kurang diminati. 

Kenapa Angka 4 Romawi Jam Gadang Bukittinggi Bertuliskan IIII..?????

Written By SEDI SUGANDA on Selasa, 23 April 2013 | 16.08.00




Jam Gadang adalah landmark kota Bukittinggi dan provinsi Sumatra Barat di Indonesia. Simbol khas Sumatera Barat ini pun memiliki cerita dan keunikan karena usianya yang sudah puluhan tahun. Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 oleh arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh. Peletakan batu pertama jam ini dilakukan putra pertama Rook Maker yang saat itu masih berumur 6 tahun. Jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Controleur (Sekretaris Kota).

Simbol khas Bukittinggi dan Sumatera Barat ini memiliki cerita dan keunikan dalam perjalanan sejarahnya. Hal tersebut dapat ditelusuri dari ornamen pada Jam Gadang. Pada masa penjajahan Belanda, ornamen jam ini berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan. Namun saat Belanda kalah dan terjadi pergantian kolonialis di Indonesia kepada Jepang, bagian atas tersebut diganti dengan bentuk klenteng. Lebih jauh lagi ketika masa kemerdekaan, bagian atas klenteng diturunkan diganti gaya atap bagonjong rumah adat Minangkabau.


Dari menara Jam Gadang, para wisatawan bisa melihat panorama kota Bukittinggi yang terdiri dari bukit, lembah dan bangunan berjejer di tengah kota yang sayang untuk dilewatkan.
Saat dibangun biaya seluruhnya mencapai 3.000 Gulden dengan penyesuaian dan renovasi dari waktu ke waktu. Setiap hari ratusan warga berusaha di lokasi Jam Gadang. Ada yang menjadi fotografer amatiran, ada yang berjualan balon, bahkan mencari muatan oto (kendaraan umum) untuk dibawa ke lokasi wisata lainnya di Bukittinggi.

“Jam Gadang ini selalu membawa berkah buat kami yang tiap hari bekerja sebagai tukang foto dan penjual balon di sini. Itu sebabnya jam ini menjadi jam kebesaran warga Minang,” ujar Afrizal, salah seorang tukang potret amatir di sekitar Jam Gadang.

Untuk mencapai lokasi ini, para wisatawan dapat menggunakan jalur darat. Dari kota Padang ke Bukittinggi, perjalanan dapat ditempuh selama lebih kurang 2 jam perjalanan menggunakan angkutan umum. Setelah sampai di kota Bukittinggi, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan angkutan kota ke lokasi Jam Gadang.


Lebih Jauh Tentang Jam Gadang

Angka-angka pada Jam Gadang banyak media mengatakan memiliki keunikan. Angka empat pada angka Romawi biasanya tertulis dengan IV, namun di Jam Gadang tertera dengan IIII.

Sepintas, mungkin tidak ada keanehan pada bangunan jam setinggi 26 meter tersebut. Apalagi jika diperhatikan bentuknya, karena Jam Gadang hanya berwujud bulat dengan diameter 80 sentimeter, di topang basement dasar seukuran 13 x 4 meter, ibarat sebuah tugu atau monumen. Oleh karena ukuran jam yang lain dari kebiasaan ini, maka sangat cocok dengan sebutan Jam Gadang yang berarti jam besar.

Bahkan tidak ada hal yang aneh ketika melihat angka Romawi di Jam Gadang. Tapi coba lebih teliti lagi pada angka Romawi keempat. Terlihat ada sesuatu yang tampaknya menyimpang dari pakem. Mestinya, menulis angka Romawi empat dengan simbol IV. Tapi di Jam Gadang malah dibuat menjadi angka satu yang berjajar empat buah (IIII). Penulisan yang diluar patron angka romawi tersebut hingga saat ini masih diliputi misteri.

Tapi uniknya, keganjilan pada penulisan angka tersebut malah membuat Jam Gadang menjadi lebih “menantang” dan menggugah tanda tanya setiap orang yang (kebetulan) mengetahuinya dan memperhatikannya. Bahkan uniknya lagi, kadang muncul pertanyaan apakah ini sebuah patron lama dan kuno atau kesalahan serta atau atau yang lainnya.

Dari beragam informasi ditengah masyarakat, angka empat aneh tersebut ada yang mengartikan sebagai penunjuk jumlah korban yang menjadi tumbal ketika pembangunan. Atau ada pula yang mengartikan, empat orang tukang pekerja bangunan pembuatan Jam Gadang meninggal setelah jam tersebut selesai.

Jika dikaji apabila terdapat kesalahan membuat angka IV, tentu masih ada kemungkinan dari deretan daftar misteri. Tapi setidaknya hal ini tampaknya perlu dikesampingkan.

Namun yang patut diketahui lagi, mesin Jam Gadang diyakini juga hanya ada dua di dunia. Kembarannya tentu saja yang saat ini terpasang di Big Ben, Inggris. Mesin yang bekerja secara manual tersebut oleh pembuatnya, Forman (seorang bangsawan terkenal) diberi nama Brixlion.
Jam Gadang ini peletakan batu pertamanya dilakukan oleh seorang anak berusia enam tahun, putra pertama Rook Maker yang menjabat controleur Belanda di Bukittinggi ketika

Angka IIII bukanlah sebuah keanehan

Keberadaan angka IIII bukan hanya terdapat di Jam Gadang saja, berikut gambar jam yang memiliki angka IIII bukan IV.

         

Sumber gambar dapat dilihat di : http://www.electrictime.com/

Berdasarkan Wikipedia, sejarah penulisan angka IIII tersebut berdasarkan kepada King Louis XIV (5 September 1638 - 1 September 1715) yang meminta kepada seorang untuk membuat sebuah jam baginya. Pembuat jam memberi nomor pada setiap jam sesuai dengan aturan angka Romawi. Setelah melihat jam yang diberikan kepadanya, Raja tidak setuju dengan penulisan IV sebagai angka "4" dengan alasan ketidakseimbangan visual.

Menurutnya, angka VIII ada di seberang angka IV. Jika ditulis IV, maka ada ketidakseimbangan secara visual dengan VIII yang lebih berat. Oleh karena itu, Louis XIV meminta agar diubah IV menjadi IIII sehingga lebih seimbang dengan VIII yang ada di seberangnya. Selain itu, jika dikaitkan dengan angka XII, maka keseimbangan itu akan lebih baik.

Akan tetap yang menjadi pertanyaannya mengapa Raja yang memerintahkan perubahan itu lebih dikenal dengan Louis XIV daripada Louis XIIII, sesuai dengan permintaannya kepada pembuat jam.

Dari sebuah situs lain... yang berjudulkan "FAQ: Roman IIII vs. IV on Clock Dials" dapat dilihat disana, Seorang yang bernama Milham mengatakan bahwa penjelasan seperti di atas tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, penulisan IIII untuk angka "4" telah ada jauh sebelum Louis XIV. Dari wikipedia bahwa penomoran Romawi memang bervariasi dari awalnya. Pada masa awal angka "4" memang ditulis IIII dengan empat huruf I.

Penulisan "4" menjadi IV hanya terjadi di masa modern, yang menunjukkan bahwa "empat adalah kurang satu dari lima". Manuskrip Forme of Cury (1390) menggunakan IX untuk "9" namun IIII untuk "4". Sedangkan dokumen lain dari manuskrip yang sama di tahun 1380 menggunakan IX dan IV untuk "9" dan "4", berturut-turut.

Lebih lanjut, ada manuskrip ketiga yang menggunakan IX untuk "9" dan campuran antara IIII dan IV untuk "4". Angka "5" juga ditemukan disimbolkan dengan IIIII, IIX untuk "8" dan VV, bukannya X, untuk "10".

Kesaksian lain dari situs tersebut, Franks, menyatakan bahwa ia tidak pernah melihat jam matahari yang dibuat sebelum abad ke-19 yang menggunakan angka IV, semuanya IIII. Sehingga, para ahli jam heran dengan arsitek masa ini yang membuat jam menara besar-besar menulis "4" dengan IV, bukan IIII. Salah satu yang menggunakan IV, bukan IIII, adalah Big Ben. Jadi, implisit dikatakan bahwa Big Ben telah melanggar konvensi per-jam-an!

Penjelasan lain cukup menarik. Harvey, di situs yang sama, mengatakan bahwa IV adalah singkatan dari dewa Romawi, Jupiter, yang ditulis IVPPITER. Jadi, jika IV diletakkan di dalam jam bangsa Romawi, maka jam itu akan bertuliskan 1, 2, 3, DEWA, 5...

Jika dilihat dari kacamata bangsa Romawi, mungkin mereka tidak ingin nama tuhan mereka ditaruh di jam seperti itu. Namun, kalau dilihat dari kacamata Louis XIV , maka mungkin ia tidak ingin ada nama dewa pagan di permukaan jam. Mana yang benar ? kita tidak tahu.

Masih di situs yang sama, menurut Mialki, alasan penggunaan IIII bukan IV semata-mata masalah teknis. Jika IV yang digunakan, maka pandai besi harus membuat huruf I sebanyak 16 batang, huruf  X sebanyak 4 batang, dan V sebanyak 5 batang. Masalahnya, pada masa itu, pandai besi hanya bisa ekonomis kalau membuat besi dalam kelipatan empat. Jika ditulis IV untuk "4", maka akan ada satu 3 batang huruf V yang terbuang. Sementara itu, jika "4" ditulis IIII, maka huruf V hanya dibuat empat batang--dengan demikian ekonomis--dan huruf I sebanyak 20 batang--juga ekonomis.

Sekali lagi, mana yang benar dari penjelasan ini ? Belum ada yang pasti. Namun, satu yang kita tahu sekarang adalah bahwa angka IIII di Jam Gadang bukanlah sesuatu yang unik, aneh atau dianggap sebagai misteri yang dikait-kaitkan dengan takhayul. Justru dengan angka IIII itulah menjadikan sebuah bukti bahwa bangsa Eropa (Belanda) memang menjajah kita dulu dan tidak memberi kita barang yang jelek, justru yang bagus yang masih dipergunakan dan dibanggakan hingga sekarang.





_____________________________________________________________________________________________






Potret Jam Gadang Kota Bukittinggi dari masa ke masa yang diabadikan oleh komunitas Panoramio.com

Post by : sedi suganda, 21  Maret 2011 




Posted by : sedi suganda
















 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kuansing_Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger