Home » , » Petani Kuansing Makin Menjerit, Harga Sawit Sekilo Rp800

Petani Kuansing Makin Menjerit, Harga Sawit Sekilo Rp800

Written By SEDI SUGANDA on Minggu, 28 April 2013 | 16.25.00


TELUK KUANTAN-Sejak sebulan terakhir, harga tandan buah segar sawit di Kabupaten Kuantan Singingi terus merosot. Turunnya harga sawit makin meresahkan petani yang selama ini mengantungkan hidup dengan hasil kebun tersebut. Saat ini, harga jual TBS tingkat petani terus menurun dari Rp1.000 perkilogram sampai Rp800 perkilogram.

Di Pucuk Rantau, harga TBS hanya yang ditawar agen buah hanya Rp800 perkilogram. Artinya, harga tersebut kembali mengalami penurunan Rp200 perkilogram. Sebelumnya, harga TBS untuk umur tanam 5 tahun dihargai Rp1.000 kilogram. "Kalau sekarang harganya Rp800 perkilo, sebelumnya Rp1.000," kata Kepala Desa Sungai Besar Pucuk Rantau, Minggu (14/10). 

Diakui, dirinya belum mengetahui secara pasti penyebab harga TBS terus merosot. "Kalau kita jual ke agen paling bawah sekarang Rp800 perkilo, kalau di pabrik kita kurang tahu," ujarnya.

Kepala Dinas Perkebunan Kuansing, Wariman melalui Kepala Bidang Pembinaan Pengawasan Usaha Perkebunan, Pramudio Nandar, Sabtu (13/10) mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi terkait semakin merosotnya harga sawit petani. Tapi dirinya tidak mengetahui penyebab anjloknya harga sawit tersebut. Sesuai kesepakatan rapat penetapan harga yang digelar Dinas Perkebunan Riau, kata Pramuido, harga sawit tidak seperti ini. Meski begitu, harga kesepakatan tersebut hanya untuk lingkup plasma dan perusahaan, tapi harga itu yang kemudian menjadi dasar penetapan harga sawit di daerah, termasuk untuk harga petani.

Dikatakan, penetapan harga TBS  Provinsi Riau untuk periode 3 s/d 9 Oktober 2012 umur 3 tahun Rp951,88, untuk umur 4 tahun sebesar Rp1.063,97, lalu untuk umur 5 tahun senilai Rp1.138,94,  umur 6 tahun Rp1.171,54, umur 7 tahun Rp1.216,52. Sedangkan sawit untuk umur 8 tahun Rp1.254,38, umur 9 tahun Rp1.294,10 dan untuk umur 10 tahun sebesar Rp1.330,66. Sedangkan Indeks 86,58 persen, harga CPO saat ini 6,326,86 harga kernel dan 3.003,47. Artinya, kalaupun turun hanya Rp171,70 perkilogram untuk umur 10 tahun ke atas. "Sekarang informasi yang kita dengar dari patani harga sawit anjlok, tapi kita belum tahu apa sebabnya," kata Pramudio.

Dikatakan, informasi harga biasanya dikirim Disbun Provinsi sekali seminggu dari hasil penetapan harga setelah rapat dengan pengusaha sawit di Riau. Kemudian, harga sawit ditetapkan berdasarkan umur tanaman sawit pertahun. Ke depan, untuk memantau harga sawit, Disbun Riau telah membentuk tim monitoring dan pembinaan untuk memantau harga. "Ada SK Gubri untuk tim tersebut," tukasnya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kuansing_Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger